Workshop Tracer Study oleh Pusat Karir Kewirausahaan dan Alumni

 

 

 

 

Jember. Pusat Karir Kewirausahaan dan Alumni LP3M mengadakan Workshop Tracer Study untuk kepentingan Akreditasi Program Studi dan Indikator Kinerja Utama (IKU) Lembaga, Senin, 18 April 2022. Kegiatan workshop tracer study dilaksanakana secara daring melalui platform zoom meeting. Acara dibuka dengan sambutan oleh Ketua LP3M Drs. Albert Tallapessy, M.A., Ph.D.

Tracer Study untuk akreditasi maupun program kompetisi, sayangnya sampai saat ini masih menjadi masalah karena respons rate relatif rendah. Tracer Study ditetapkan sebagai salah satu IKU yang harus dicapai.” Kata Drs. Albert Tallapessy, M.A.,Ph.D. dalam sambutan pembukaan workshop.

Narasumber kegiatan workshop menghadirkan tiga pemateri. Pemateri pertama Wakil Rektor I Universitas Jember Prof. Drs. Slamin, M.Comp.Sc., Ph.D. yang mempresentasikan materi “Kebijakan Tracer Study dan pentingnya bagi akreditasi Program Studi dan IKU Lembaga”. Sedangkan pemateri lainnya, Dr. Rokhani, S.P.,M.Si. dengan materi “Pelaksanaan Tracer Study di Universitas Jember, Capaian dan Evaluasi.” Pemateri ketiga dari UPT TI Universitas Jember Dedy Trisaksono, S.Kom. yang mempraktikkan pengisian Tracer Study.

Tracer Study menjadi ukuran sangat penting keberhasilan Universitas dalam mencetak lulusan. Tracer Study merupakan salah satu metode yang digunakan untuk memperoleh umpan balik dari alumni. Sayang sekali masalah yang generic kadang respon rate-nya bagus, yang banyak merespon yang sudah bekerja dan gajinya tinggi. Seharusnya tidak seperti itu, sehingga kita selalu berupaya, sharing ke PT lain, bagaimana TS efektif, dan response rate yang diberikan perguruan tinggi tinggi.” Papar Prof. Drs. Slamin, M.Comp. Sc., Ph.D.

“Keterkaitan antara akreditasi program studi dengan tracer study yaitu dalam penyusunan naskah pengusulan akreditasi kepada lembaga akreditasi dibutuhkan data mengenai alumni program studi. Data tracer study menjadi salah satu pengisi kriteria pada dokumen usulan akreditasi program studi. Akreditasi program studi yang unggul juga akan membantu program studi mencapai kinerjanya.” Jelas Dr. Rokhani, S.P. M.Si. selaku Kepala Pusat karir Kewirausahaan dan Alumni.

Sementara itu, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi telah menetapkan Indikator Kinerja Utama (IKU) dalam rangka pengukuran kinerja bagi perguruan tinggi. Salah satunya IKU 1 yaitu lulusan mendapatkan pekerjaan yang layak. Data yang dibutuhkan perguruan tinggi dalam mencapai IKU 1 dapat diperoleh melalui Tracer Study.

“Perguruan tinggi perlu melaksanakan Tracer Study  karena membutuhkan umpan balik dari alumni dalam usahanya untuk perbaikan sistem dan pengelolaan pendidikan.” Lanjut penjelasan dari Dr. Rokhani, S.P., M.Si.

Peserta Workshop meliputi wakil dekan 1 dan 3, seluruh koordinator program studi, ketua alumni tingkat fakultas atau brand ambassador dari setiap fakultas. Turut hadir sebagai peserta adalah Sekretaris I dan II LP3M, maupun coordinator Pokja Kemahasiswaan. [BAK]