Sosialisasi Insentif Buku Ajar bagi Dosen Universitas Jember

Jember. LP3M melalui Pusat Pengembangan Kurikulum, MBKM, Inovasi Pembelajaran, dan Karakter mengadakan Sosialisasi Insentif Buku Ajar berbasis Case Method dan Team Based Project yang diikuti oleh dosen-dosen di lingkungan Universitas Jember, Rabu, 13 April 2022.

Dalam sambutannya Ketua LP3M Drs. Albert Tallapessy, M.A., Ph.D. menyatakan bahwa maksud LP3M mengadakan sosialisasi terhadap hibah atau bantuan insentif yang akan diberikan terkait dengan buku ajar. Sudah 2 tahun terakhir kementerian menggunakan indikator kinerja utama kepada perguruan tinggi negeri (PTN) dimana salah satu IKU 7 bahwa setiap PTN melaksanakan pembelajaran case method dan team based project yang tahun ini targetnya ditingkatkan menjadi 40%.

“Beberapa waktu lalu LP3M memberikan insentif terkait penyusuna rancangan pembelajaran yang diikuti oleh 190 Mata Kuliah yang didaftarkan. Oleh karena itu, untuk melengkapi LP3M memberikan bantuan insentif buku ajar agar terpenuhi capaian IKU 7.” Kata Drs. Albert Tallapessy, M.A.,Ph.D.

Sementara itu dalam sambutan pembukaan Sosialisasi Insentif Buku Ajar Wakil Rektor I Prof. Drs. Slamin, M.Comp. Sc., Ph.D. menyatakan bahwa LP3M tidak henti-hentinya melaksanakan kegiatan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis case method dan team based project agar tercapai IKU 7. Oleh karena itu, saya mengucapkan terima kasih kepada LP3M. Sebagai data bahwa tahun 2021 jumlah mata kuliah di seluruh prodi di Universitas Jember untuk S1 dan D3 ada 4.634 dan terdapat 1.255 atau 27% yang telah memenuhi standar IKU 7. Sehingga target 40% yang disampaikan oleh Ketua LP3M menunjukkan bahwa kekurangan sekitar 13%. Oleh karena itu, kegiatan sosialisasi insentif buku ajar ini akan memacu bapak dan ibu dosen untuk mengajukan buku ajar sehingga bisa meningkatkan IKU 7.

“Tujuan dari kegiatan ini meningkatkan publikasi ilmiah dalam bentuk buku untuk memperkaya wawasan ilmiah bagi dosen dan bagi mahasiswa sarana belajar atau pemahaman ilmu, meningkatkan target IKU 7, dan besaran insentif buku ajar sebesar Rp 7.500.000.” papar Dr. Dian Kurniati, M.Pd. sebagai pemateri sekaligus Kepala Pusat Pengembangan Kurikulum, MBKM, Inovasi Pembelajaran, dan Karakter LP3M.

Batas akhir penerimaan usulan bahwa berkas digital beserta kelengkapan tahap pertama dikirimkan selambat-lambatnya tanggal 18 Juni 2022. Pengumuman penerimaan insentif buku ajar tanggal 5 Juli 2022. Dan, pengumpulan dan unggah buku ajar (lengkap) tanggal 10 September 2022.

“Target buku ajar dari program kegiatan insentif buku ajar ini nantinya sebanyak 40 buah. Nantinya, setiap buku ajar akan direview dan diberikan komentar dari para reviewer agar buku ajar yang diajukan untuk memperoleh insentif benar-benar dapat mencapai IKU 7. Buku ajar harus menjadi pegangan suatu mata kuliah yang memiliki kaidah buku teks, dan diterbitkan secara resmi serta disebarluaskan. Buku ajar juga harus dilengkapi dengan ISBN serta mencantumkan CPL.” Ujar Dr. Dian Kurniati, M.Pd. lebih lanjut.

Sosialisasi Insentif Buku Ajar Berbasis Case Method dan Team Based Project dilaksanakan secara daring menggunakan platform zoom meeting dan dihadiri oleh hampir 200 peserta yang merupakan dosen-dosen lintas fakultas di Universitas Jember. [BAK]