Pelatihan Surveyor dan Brand Ambassador Tracer Study 2022

Jember. Pusat Karir Kewirausahaan dan Alumni LP3M berkolaborasi dengan Bagian Kemahasiswaan Universitas Jember menyelenggarakan Pelatihan Surveyor dan Brand Ambassador 2022, Jumat, 10 Juni 2022. Kegiatan pelatihan dilaksanakan di Ruang Auditorium Lantai 5, Gedung Soedjarwo LP3M Universitas Jember. Pelaksanaan kegiatan sendiri dilakukan secara luring dengan tujuan agar peserta dapat secara jelas memahami penjelasan materi dari narasumber. Hadir sebagai narasumber Dr. Rokhani, SP., M.Si. (Kepala Pusat Karir Kewirausahaan dan Alumni LP3M), Dedy Trisaksono, S.Kom. (Staf Divisi Sistem Informasi  UPT-TI Universitas Jember) dan Mohammad Zarkasi, S.Kom., M.Kom. (Kemahasiswaan Universitas Jember). Acara dibuka oleh Sekretaris 1 LP3M Universitas Jember, Ns. Tantut Susanto, S.Kep, M.Kep, S.Kep Kom, Ph.D.

Ns. Tantut Susanto, S.Kep. M.Kep., S.Kep. Kom Ph.D. dalam sambutan membuka pelatihan mengatakan bahwa Perguruan tinggi perlu melaksanakan tracer study  karena membutuhkan umpan balik dari alumni dalam usahanya untuk perbaikan sistem dan pengelolaan pendidikan. Tracer Study  juga bermanfaat dalam menyediakan informasi penting mengenai hubungan antara pendidikan tinggi dan dunia kerja professional, menilai relevansi pendidikan tinggi, informasi bagi pemangku kepentingan (stakeholders), dan kelengkapan persyaratan bagi akreditasi pendidikan tinggi.

Kepala Pusat Karir Kewirusahaan dan Alumni LP3M Dr. Rokhani, S.P., M.Si. dalam sambutannya menyatakan bahwa tujuan dari diselenggarakan pelatihan ini untuk menyamakan persepsi antar seluruh stakeholders di perguruan tinggi terkait dengan peran masing masing, terutama untuk surveyor tracer study dan brand ambassador tracer study juga Operator Mawa dari seluruh Fakultas.

Lebih lanjut Dr. Rokhani, S.P.,M.Si. menyatakan, “Ada empat hal penting yang melatarbelakangi sehingga dipandang diperlukan dilakukan pelatihan bagi surveyor dan brand ambassador tracer study, yaitu: (1) mengetahui keberadaan alumni Universitas Jember setelah tamat kuliah, (2) mengidentifikasi permasalahan pelacakan alumni, (3) mengetahui relevansi pelaksanaan kurikulum dengan kebutuhan pasar kerja, dan (4) Meningkatkan jumlah pengisian instrument Tracer Study oleh alumni.”

Kegiatan terkait dengan tracer study ini tidak akan berhenti hanya sampai pelatihan saja, melainkan masih ada group WA untuk memudahkan dalam berkoordinasi. Pelatihan dan pembuatan group WA guna mencapai harapan agar koordinasi tracer study dapat berjalan secara rutin sehingga dapat memberikan kontribusi bagi lulusan untuk berkarir dan meningkatkan rekognisi universitas dalam upaya pencapaian IKU yang pertama.

“Pada pelaksanaan tracer study tahun 2022 ada perbaikan dari sister surveyor, bahwa pembuatan logbook sudah difasilitasi di sister, sehingga surveyor tidak perlu membuat logbook manual sebagaimana tahun lalu. Lantas yang membedakan dengan tahun sebelumnya, tahun ini pelaksanaan tracer study melibatkan brand Ambassador yang berasal dari seluruh fakultas. Perbaikan sistem maupun pelibatan brand ambassador ini dilakukan untuk meningkatkan capaian atau response rate tracer study 2022. Demi keberhasilan tracer study 2022 ini diperlukan sinergitas di seluruh tingkatan mulai dari dari pimpinan Universitas hingga Program Studi, ” Ujar Dr. Rokhani, S.P.,M.Si. menutup sambutannya.

Narasumber Deddy Trisaksono, S.Kom. menjelaskan tentang instrument tracer study dan data alumni yang harus dikontak oleh surveyor. Sementara itu, Mohammad Zarkasi, S.Kom., M.Kom. memberikan penjelasan terkait beasiswa berkarya.

Pelaksanaan tracer study Tahun 2022 telah dimulai sejak awal tahun dan berakhir pada bulan Desember 2022 dengan target yaitu alumni yang lulus pada tahun 2021. Kegiatan yang paling penting dalam pelaksanaan tracer study yaitu sosialisasi atau menghubungi alumni untuk meminta kesediaannya mengisi instrument tracer study. Target alumni yang harus dihubungi sebanyak 4.718 alumni dan alumni yang mengisi tracer study baru 944 orang alumni atau baru 20% (data per 10 Juni 2022) dan sudah terpilih 76 surveyor yang akan bertugas untuk menghubungi alumni dalam pengisian kuesioner tracer study.

Hadir dalam kegiatan pelatihan Surveyor Tracer Study  dan Brand Ambassador adalah para Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, operator Mawa dari masing-masing fakultas berjumlah 15 orang, surveyor sebanyak 76 orang, dan brand ambassador 15 orang. Kegiatan dilaksanakan sehari penuh dari pagi hingga sore hari. [BAK]